1. PHYSICAL LAYER
Physical
layer adalah layer terbawah dari layer OSI model dari jaringan komputer. OSI
layer sendiri merupakan kependekan dari Open System Interconnection, yang
juga memiliki istilah teknis bernama OSI References Model for Open
Networking. Physical layer terdiri dari perangkat keras dasar jaringan. Ini
adalah layer yang mendasari struktur data logical dari level fungsi yang lebih
tinggi dari sebuah jaringan. Karena kebanyakan teknologi perangkat keras yang
tersedia dengan karakteristik yang sangat beragam, kemungkinan physical layer
adalah layer yang paling rumit di arsitektur OSI.
Berfungsi
untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi
bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token
Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga
mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat
berinteraksi dengan media kabel atau radio.
Lalu apa saja perangkat yang dapat
beroperasi di physical layer??? Perangkat yang dapat beroperasi di physical layer
ini adalah hub, repeater, network adapter/network interface card, dan host bus
adapter (digunakan di storage area network).
Macam - Macam Phisical Layer.
1.
Layer Data - LinkLayer
Layer Data-LinkLayer
ini sedikit lebih “cerdas” dibandingkan dengan layer physical, karena
menyediakan transfer data yang lebih nyata. Sebagai penghubung antara media
network dan layer protocol yang lebih high-level, layer data link
bertanggung-jawab pada paket akhir dari data binari yang berasal dari level
yang lebih tinggi ke paket diskrit sebelum ke layer physical. Akan mengirimkan
frame (blok dari data) melalui suatu network. Ethernet (802.2 & 802.3),
Tokenbus (802.4) dan Tokenring (802.5) adalah protocol pada layer Data-link.
2.
Layer Network
Tugas utama dari
layer network adalah menyediakan fungsi routing sehingga paket dapat dikirim
keluar dari segment network lokal ke suatu tujuan yang berada pada suatu
network lain. IP, Internet Protocol, umumnya digunakan untuk tugas ini.
Protocol lainnya seperti IPX, Internet Packet eXchange. Perusahaan Novell telah
memprogram protokol menjadi beberapa, seperti SPX (Sequence Packet Exchange)
& NCP (Netware Core Protocol). Protokol ini telah dimasukkan ke sistem operasi
Netware. Beberapa fungsi yang mungkin dilakukan oleh Layer Network.
3.
Layer
Transport
Layer transport data,
menggunakan protocol seperti UDP, TCP dan/atau SPX (Sequence Packet eXchange,
yang satu ini digunakan oleh NetWare, tetapi khusus untuk koneksi berorientasi
IPX). Layer transport adalah pusat dari mode-OSI. Layer ini menyediakan
transfer yang reliable dan transparan antara kedua titik akhir, layer ini juga
menyediakan multiplexing, kendali aliran dan pemeriksaan error serta
memperbaikinya.
4.
Layer Session
Layer Session, sesuai
dengan namanya, sering disalah artikan sebagai prosedur logon pada network dan
berkaitan dengan keamanan. Layer ini menyediakan layanan ke dua layer
diatasnya, Melakukan koordinasi komunikasi antara entiti layer yang
diwakilinya. Beberapa protocol pada layer ini: NETBIOS: suatu session interface
dan protocol, dikembangkan oleh IBM, yang menyediakan layanan ke layer
presentationdan layer application. NETBEUI, (NETBIOS Extended User Interface),
suatu pengembangandari NETBIOS yang digunakan pada produk Microsoft networking,
seperti Windows NT dan LAN Manager. ADSP (AppleTalk Data Stream Protocol). PAP
(Printer Access Protocol), yang terdapat pada printer Postscript untuk akses
pada jaringan AppleTalk.
VIDEO PHYSICAL LAYER :
2. ADSL
ADSL (Asymmetric Digital Subscriber
Line) merupakan teknologi yang menggunakan jaringan line telpon twister-pair yang
ada untuk mengalirkan data dengan kecepatan tinggi seperti multimedia dan video.
Teknologi x-DSL sendiri mempunyai berbagai macam variasi, yaitu:
1. Asymmetrical Digital Subscriber
Line (ADSL)
2. Consumer Digital Subscriber Line (CDSL)
3. ISDN-Digital Subscriber Line (IDSL)
4. High bit rate Digital Subscriber Line (HDSL)
5. Single High Speed DSL (SHDSL)
6. Rate-adaptive Digital Subscriber Line (RADSL)
7. Very High bit-rate Digital Subscriber Line (VDSL)
8. Single or Symmetric Digital Subscriber Line (SDSL)
2. Consumer Digital Subscriber Line (CDSL)
3. ISDN-Digital Subscriber Line (IDSL)
4. High bit rate Digital Subscriber Line (HDSL)
5. Single High Speed DSL (SHDSL)
6. Rate-adaptive Digital Subscriber Line (RADSL)
7. Very High bit-rate Digital Subscriber Line (VDSL)
8. Single or Symmetric Digital Subscriber Line (SDSL)
Dengan ADSL inilah sehingga dapat
mengirimkan layanan interaktif multimedia dengan menggunakan jaringan akses
kabel tembaga. Jadi dapat disimpulkan Fungsi dari ADSL yaitu suatu
teknologi dalam komunikasi data yang digunakan untuk mentransfer data dan dapat
digunakan untuk keperluan internet, yang secara fisik menggunakan line telepon.
Kelebihan ADSL
:
1. Mempunyai pembagian frekwensi yang menjadi dua
macam diantaranya ialah frekwensi tinggi untuk menghantarkan data dan juga
frekwensi rendah untuk menghantarkan suara atau juga fax.
2. Di indonesia bagi pelanggan yang menggunakan
speedy, maka ADSL membuat sebuah kegiatan ber-internet menjadi lebih hemat.
Sehingga bisa untuk melakukan akses internet tanpa menghawatirkan tagihan yang
sangat mahal.
3. Layanan komunikasi diantara data dan juga suara
yang diberikan melalui dua kanal yang memang terpisah meski begitu tetap pada
satu kabel yang sama.
4. Koneksi ADSL selalu tersambung dengan internet
pada setiap saat danjuga telepon tetap bisa digunakan kapan saja.
5. Serta kecepatan internet yang selalu stabil.
Kekurangan
ADSL :
1. Jarak bisa berpengaruh terhadap kecepatan
pengiriman data. Dan semakin jauh jarak antara modem dengan komputer atau juga
saluran telepon dengan gardu telepon maka akan bisa berpengaruh terhadap
kecepatan di dalam mengakses internet.
2. Adanya sebuah coils yang digunakan yang juga
digunakan untuk memberikan layanan ke plosok-plosok daerah, yang kemudian load
coils akan dapat menggeser frekwensi suara ke frekwensi yang biasanya digunakan
oleh ADSL. Hal ini bisa mengakibatkan terjadinya sebuah interfensi atau juga
ketidak cocokan jalur pada ADSL.
3. Kecepatan dari koneksi modem ADSL hingga pada saat
ini masih sangat tergantung dengan tiang telepon atau juga DSLAM dan juga tidak
semua sistem operasi komputer bisa menggunakan ADSL.
4. Adanya bridge tap ialah sebuah kabel yang tidak
berada pada jalur langsung diantara pelanggan dengan CO. Maka dari itu bridge
tap bisa menimbulkan noise yang nantinya bisa mengganggu dari kenerja ADSL.
5. Dikarenakan dengan seiring berkembangnya jaman
pengguna kabel fiber optik pada sebuah saluran telepon yang saat ini sudah
mulai digunakan. Dan hal ini tidak sesuai dengan sebuah keadaan dari sistem
teknologi ADSL yang masih menggunakan sebuah saluran analog (kabel tembaga),
dan sehingga pada saat ini masih sangat sulit untuk mengirimkan sebuah sinyal
dengan melalui kabel fiber optik.
VIDEO ADSL :
3. SDSL
SDSL yang merupakan singkatan
dari Symmetric Digital Subscriber Line ialah layanan akses internet kecepatan
tinggi dengan penyesuaian upstream dan downstream kecepatan data. Hal itu dapat
di artikan bahwa data dapat di kirim ke internet dari mesin klien dan diterima
dari internet dengan ketersediaan bandwidth yang sama dari kedua arah. Fitur
inilah yang menyimpulkan bahwa SDSL ialah layanan internet yang baik dari segi
kecepatan.
Cara kerja SDSL
Layanan
DSL adalah asimetris (ADSL), dengan sebagian besar bandwidth yang disediakan
untuk menerima data, tidak mengirimnya. Layanan SDSL biasanya digunakan oleh
perusahaan dengan kehadiran kebutuhan Web, VPN, extranet atau intranet. Dalam
kasus ini client server mungkin diperlukan untuk meng-upload sejumlah besar
data ke Internet secara teratur. ADSL akan lambat dan tidak memadai untuk
tujuan ini, karena bandwidth yang tersedia untuk upload biasanya kurang dari 1
megabit per detik (mbps). Bandwidth yang SDSL bisa setinggi 7 mbps di kedua
arah.
Sebuah
penawaran penyedia layanan SDSL menawarkan nilai yang berbeda untuk berbagai
harga. Semakin cepat laju data, semakin mahal harga layanannya. Biasanya,
kontrak jangka panjang yang diperlukan untuk layanan SDSL terlepas dari kelas
yang dipilih.
SDSL
menggunakan frekuensi digital dalam perjalanan lintas telepon untuk mengirim
dan menerima data. Bila menggunakan saluran telepon untuk SDSL, line telepon
dan faks harus dihentikan. Oleh karena itu line khusus, atau tambahan
diperlukan untuk layanan SDSL. Ini berbeda dari ADSL, yang “menyisakan ruang”
untuk kedua peralatan telepon analog standar dan sinyal digital, sehingga
seseorang dapat berbicara di telepon atau menggunakan mesin fax saat online.
SDSL
akan banyak dibutuhkan pada aplikasi yang memerlukan akses simetris dan karena
itu dapat dikatakan bahwa layanan SDSL adalah komplementari dari aplikasi ADSL.
Hal yang perlu diperhatikan bahwa jangkauan dari SDSL tidak akan melebihi
3000 m, di mana pada jarak tersebut ADSL mampu mencapai bit rate 6 Mbps. SDSL
tidak bisa digunakan sekaligus untuk voice analog. beda sama ADSL yang bisa
digunakan dengan voice secara simultan.
Keuntungan:
1.
Bandwidth yang
disalurkan simetrik dalam artian kecepatan upload dan download sama sesuai
paket layanan yang pelanggan pilih sebelumnya.
2. Delay rendah.
3. Tidak bergantung dan tidak menggangu pada saluran
telepon yang ada.
4. Sistem point to point antara ISP dengan Pelanggan,
sehingga secara teknis bandwidth tidak terbagi (ini juga tergantung kebijakan
dari ISPnya).
Kerugian:
1. Jika tidak menggunakan sistem anti petir
(grounding -red) yang baik maka akan boros modem (terkena petir terus).
2. Kabel diputus orang lain.
3. Modemnya lebih mahal dari modem ADSL.
VIDEO SDSL :
4. WiFi
Sejarah
Pada
akhir tahun 1970 IBM mengeluarkan hasil percobaan mereka dalam merancang WLAN
dengan teknologi IR, perusahaan lain seperti Hewlett-Packard (HP) menguji WLAN
dengan RF. Kedua perusahaan tersebut hanya mencapai data rate 100 Kbps. Karena
tidak memenuhi standar IEEE 802 untuk LAN yaitu 1 Mbps maka produknya tidak
dipasarkan. Baru pada tahun 1985, (FCC) menetapkan pita Industrial, Scientific
and Medical (ISM band) yaitu 902-928 MHz, 2400-2483.5 MHz dan 5725-5850 MHz
yang bersifat tidak terlisensi, sehingga pengembangan WLAN secara komersial
memasuki tahapan serius. Barulah pada tahun 1990 WLAN dapat dipasarkan dengan
produk yang menggunakan teknik spread spectrum (SS) pada pita ISM, frekuensi
terlisensi 18-19 GHz dan teknologi IR dengan data rate >1 Mbps. Pada tahun
1997, sebuah lembaga independen bernama IEEE membuat spesifikasi/standar WLAN
pertama yang diberi kode 802.11. Peralatan yang sesuai standar 802.11 dapat
bekerja pada frekuensi 2,4GHz, dan kecepatan transfer data 13 (throughput)
teoritis maksimal 2Mbps. Pada bulan Juli 1999, IEEE kembali mengeluarkan
spesifikasi baru bernama 802.11b. Kecepatan transfer data teoritis maksimal
yang dapat dicapai adalah 11 Mbps. Kecepatan tranfer data sebesar ini sebanding
dengan Ethernet tradisional (IEEE 802.3 10Mbps atau 10Base-T). Peralatan yang
menggunakan standar 802.11b juga bekerja pada frekuensi 2,4Ghz. Salah satu
kekurangan peralatan wireless yang bekerja pada frekuensi ini adalah
kemungkinan terjadinya interferensi dengan cordless phone, microwave oven, atau
peralatan lain yang menggunakan gelombang radio pada frekuensi sama.
Pada
saat hampir bersamaan, IEEE membuat spesifikasi 802.11a yang menggunakan teknik
berbeda. Frekuensi yang digunakan 5Ghz, dan mendukung kecepatan transfer data
teoritis maksimal sampai 54Mbps. Gelombang radio yang dipancarkan oleh
peralatan 802.11a relatif sukar menembus dinding atau penghalang lainnya. Jarak
jangkau gelombang radio relatif lebih pendek dibandingkan 802.11b. Secara
teknis, 802.11b tidak kompatibel dengan 802.11a. Namun saat ini cukup banyak
pabrik hardware yang membuat peralatan yang mendukung kedua standar. Pada tahun
2002, IEEE membuat spesifikasi baru yang dapat menggabungkan kelebihan 802.11b
dan 802.11a. Spesifikasi yang diberi kode 802.11g ini bekerja pada frekuensi
2,4Ghz dengan kecepatan transfer data teoritis maksimal 54Mbps. Peralatan
802.11g kompatibel dengan 802.11b, sehingga dapat saling dipertukarkan.
Misalkan saja sebuah komputer yang menggunakan kartu jaringan 802.11g dapat
memanfaatkan 14 access point 802.11b, dan sebaliknya.
Pada
tahun 2006, 802.11n dikembangkan dengan menggabungkan teknologi 802.11b,
802.11g. Teknologi yang diusung dikenal dengan istilah MIMO (Multiple Input
Multiple Output) merupakan teknologi Wi-Fi terbaru. MIMO dibuat berdasarkan
spesifikasi Pre-802.11n. Kata ”Pre-” menyatakan “Prestandard versions of
802.11n”. MIMO menawarkan peningkatan throughput, keunggulan reabilitas, dan
peningkatan jumlah klien yg terkoneksi. Daya tembus MIMO terhadap penghalang
lebih baik, selain itu jangkauannya lebih luas sehingga Anda dapat menempatkan
laptop atau klien Wi-Fi sesuka hati. Access Point MIMO dapat menjangkau
berbagai perlatan Wi-Fi yg ada disetiap sudut ruangan. Secara teknis MIMO lebih
unggul dibandingkan saudara tuanya 802.11a/b/g. Access Point MIMO dapat
mengenali gelombang radio yang dipancarkan oleh adapter Wi-Fi 802.11a/b/g. MIMO
mendukung kompatibilitas mundur dengan 802.11 a/b/g. Peralatan Wi-Fi MIMO dapat
menghasilkan kecepatan transfer data sebesar 108Mbps.
Pengertian WiFi
1. Secara Umum :
Teknologi untuk
saling bertukar data menggunakan gelombang radio (secara nirkabel) dengan
memanfaatkan berbagai peralatan elektronik. Diperlukan peralatan elektronik
seperti misalnya komputer, smartphone, tablet, atau bahkan video game
console untuk terhubung dalam jaringan komputer, termasuk internet, melalui
Wifi.
2. Secara Teknis Operasional :
Wi-Fi merupakan salah
satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan
perangkat WLAN (wireless local area network). Dengan kata lain, Wi-Fi adalah
sertifikasi merek dagang yang diberikan pabrikan kepada perangkat
telekomunikasi (internet) yang bekerja di jaringan WLAN dan sudah memenuhi
kualitas kapasitas interoperasi yang dipersyaratkan.
Spesifikasi WiFi
Jika
diperhatikan, standar 802.11g merupakan gabungan dari standar 802.11a dan
802.11b. Dengan begitu, pengguna Wi-Fi yang memiliki perangkat yang mendukung
standar jaringan 802.11b bisa terhubung pada access point 802.11g, tapi
tentunya kecepatan transfer yang bisa dinikmatinya adalah maksimum 11 MBps.
Wi-Fi
hanya dapat di akses dengan peralatan Wi-Fi certified Radio seperti komputer,
laptop, PDA atau Cellphone. Untuk Laptop versi terbaru keluaran tahun 2007,
sudah terdapat wifi on board. Bila belum tersedia pemakai dapat menginstall
Wi-Fi PC Cards yang berbentuk kartu di PCMCIA Slot yang terdapat di laptop atau
Wifi USB.
Fungsi
1.
Sebagai
Pengaman
Aplikasi seperti Find
My iPhone, menggunakan wi-fi untuk mencari iphone yang lupa meletakkannya.
Untuk kita yang tidak menggunakan iPhone bisa menggunakan program Prey dimana
kita bisa melacak HP melalui komputer atau laptop saat HP kita di curi dan apa
saja yang dilakukan pencuri terhadap HP kita.
2.
Share File
dengan Komputer atau Laptop lain
Penyedia file
penyimpanan online seperti Dropbox memungkinkan kita bisa men share foto,
dokument, video, dan lainnya dengan sangat mudah dengan menggunakan wi-fi jika
kedua laptop atau orang tersebut mempunyai akun dropbox tersebut. Metode ini
lebih aman dari pada “shared folder”.
3.
Berguna
Sebagai Router Nirkabel
Sebuah aplikasi yang
bernama PdaNet yang dapat mengubah android ke router wi-fi yang sangat berguna
sekali untuk PC.
4.
Streaming Film
ke Tv
Kegunaan Wi-Fi
lainnya yaitu sebagai streaming film ke TV. kegunaan Wi-Fi dapat
menjadi hiburan rumah masa depan anda. Media server dapat streaming video
dengan menggunakan wi-fi untuk setiap HTPC lainnya seperti XBOX dan lainnya.
5.
Sinkronisasi
Telpon Tanpa USB
Kegunaan Wi-Fi yang
selanjutnya yaitu sebagai sinkronisasi telepon tanpa USB. Dengan menggunakan
sedikit aplikasi saja maka kita dapat membuat HP kita tersambung dengan laptop.
VIDEO WiFi :
5. Hal – Hal Penggangu
Sinyal WiFi
Penghalang Signal
1. Tembok
Mengapa tembok menjadi
nomor 1 dalam pembahasan penghalang signal wifi ?, Sudah tidak dipungkiri bahwa
bangunan masyarakat sekarang ini bukanlah terbuat dari anyaman bambu seperti
jaman dahulu. Dimana Tembok dan bangunan bertingkat dari campuran semen menjadi
suatu yang tidak dapat dihindari. Para pengguna wifi dengan jangkauan 2 meter
-pun akan merasakan penurunan kualitas bila ada tembok menghalangi antara kedua
perangkat ( perangkat pemancar wifi ( hotspot ) dan perangkat penerima wifi ).
Semakin tebal tembok semakin memperlemah signal dan transfer datanya. Jadi
apabila pengguna wifi atau penerima signal hotspot merasa sinyal-nya turun
walau ada di suatu area yang berdekatan silahkan dilihat dahulu berapa jumlah
baris tembok yang menghalangi. semakin banyak sekat tembok maka semakin lemah
pula daya tangkap signal.
2. Hujan
Mengapa hujan bisa
menyebabkan melemahnya signal tangkapan wifi ?. Logikanya seperti ini, Bila
ponsel anda emangkap signal dari jarak 20 meter umpamanya, dan ketika itu ada
hujan dengan curah air yang lebat maka hujan tersebut akan menjadi perisai
antara anda dan pemancar wifi. Semakin lebat hujan semakin memperlemah
tangkapan signalnya.
3. Benda yang bergerak
Maksudnya disini bila
anda berada di area tertentu seperti di luar ruangan dan anda mendapat signal
lurus dari seberang jalan rumah anda tentu akan ada kendaraan yang lalu lalang
menjadi penghalang. Walau kendaraan tersebut tidak berhenti tepat di depan anda
dan berjalan sebagaimana mestinya, namun kendaraan tersebut seperti mobil, truk
ataupun lainnya akan tetap menjadi penghambat signal wifi. semakin padat dan
merayap kendaraan sebagai penghalang maka semakin tidak stabil pula sinyal wifi
yang anda dapatkan.
4. Pepohonan
Pohon sebagaimana
penghalang lainnya juga luput dari perhatian penghalang signal wifi. Padahal
semakin rimbun dan besar Pepohonan yang menjadi penengah antara anda dan
pemancar signal wifi ( hotspot ) maka semakin tinggi pula kemungkinan penurunan
signal wifi pada ponsel anda.
5. Interferensi Signal
Bila di sekitar
Access Point atau di dekat Smartphone anda ada perangkat yang bekerja pada
frekuensi sinyal yang sama bisa saja terjadi interferensi sinyal dan mengganggu
sinyal WiFi.
Pengganggu Signal WiFi
1. Free Path Loss
Model dimana sebuah
sinyal wifiyang menjauhi sumbernya makin lama akan menghilang. Ilustrasinya
seperti saat anda menjatuhkan batu secara vertikal ke sebuah kolam air, akan
terbentuk gelombang yang menjauhi titk batu dijatuhkan dan semakin jauh semakin
menghilang, namun tidak berhenti, hanya menghilang. Sama halnya seperti sinyal
Gelombang Radio
2. Absorption ( Penyerapan/Peredaman Sinyal )
Seperti diketahui
semakin besar Amplitudo gelombang (Power) Semakin jauh sinyal wifidapat
memancar. Ini baik karena dapat menghemat acess point dan menjangkau lebih
luas. Dengan mengurangi besar amplitudo (Power) suatu sinyal, maka jarak
jangkauan sinyal wifi tersebut akan berkurang. Faktor yang mempengaruhi
transmisi wireless dengan mengurangi Amplitudo (Power) disebut Absorption
(Penyerapan sinyal). Efek dari Penyerapan adalah panas. Masalah yang dapat
dihadapi ketika sinyal wifi di serap seluruhnya adalah, sinyal berhenti. Namun
efek ini tidak mempengaruhi/ merubah panjang gelombang dan frekuensi dari
sinyal tersebut. Anda pasti bertanya-tanya, benda apa yang dapat menyerap
sinyal wifi. Tembok, tubuh manusia, dan karpet dapat menyerap/meredam sinyal
wifi. Benda yang dapat menyerap/meredam suara dapat meredam sinyal wifi.
Peredaman sinyal wifi ini perlu diperhitungkan juga saat akan mendeploy
jaringan wifi dalam gedung, terutama bila ada kaca dan karpet. karena dalam hal
ini peredaman sinyal akan terjadi.
3. Pemantulan Sinyal
Sinyal radio bisa
memantul bila menemui cermin/kaca. Biasanya banyak terjadi pada ruangan kantor
yang di sekat. PemantulanI pun tergantung dari frekuensi signalnya. Ada
beberapa frekuensi yang tidak terpengaruh sebanyak frekuensi yang lainnya. Dan
salah satu efek dari pemantulan sinyal ini adalah terjadinya Multipath.
Multipath artinya
sinyal datang dari 2 arah yang berbeda. Karakteristiknya adalah penerima
kemungkinan menerima sinyal yang sama beberapa kali dari arah yang berbeda. Ini
tergantung dari panjang gelombang dan posisi penerima. Karakteristik lainnya
adalh Multipath dapat menyebabkan sinyal yang = nol, artinya saling
membatalkan, atau dikenal dengan istilah Out Of Phase signal.
4. Pemecahan Sinyal / Scattering
4. Pemecahan Sinyal / Scattering
Isu dari pemecahan
sinyal terjadi saat sinyal dikrim dalam banyak arah. Hal ini dapat disebabkan
oleh beberapa objek yang dapat memantulkan signal dan ujung yang lancip,
seperti partikel debu di air dan udara. Ilustrasinya dalah menyinari lampu ke
pecahan kaca. Cahaya akan dipantulkan ke banyak arah dan menyebar. Dalam skala
besar adalah bayangkan saat cuaca hujan. Hujan yang besar mempunyai kemampuan
memantulkan sinyal. oleh karena itu disaat Hujan , sinyal wireless dapat
terganggu.
5. Pembelokan Sinyal / Refraction
5. Pembelokan Sinyal / Refraction
Refraction adalah
perubahan arah, atau pembelokan dari sinyal wifi disaat sinyal melewati sesuatu
yang beda massanya. Sebagai contoh sinyal yang melewati segelas air. sinyal ada
yang di pantulkan dan ada yang dibelokkan.
6. LOS (Line of Sight)
6. LOS (Line of Sight)
Line of Sight artinya
suatu kondisi dimana pemancar dapat melihat secara jelas tanpa halangan sebuah
penerima. Walaupun terjadi kondisi LOS, belum tentu tidak ada gangguan pada
jalur tersebut. Dalam hal ini yang harus diperhitungkan adalah – Penyerapan
sinyal, pemantulan sinyal, pemecahan sinyal. Bahkan dalam jarak yang lebih jauh
bumi menjadi sebuah halangan, seperti kontur bumi, gunung, pohon, dan halangan
lingkungan lainnya.
7. Fresnel Zone
7. Fresnel Zone
Sebagai latar
belakang, Augustin-Jean Fresnel adalah seorang fisikawan Prancis dan sarjana
sipil yang hidup di tahun 1788 ~ 1827. Beliau secara tepat mengasumsikan bahwa
cahaya bergerak seperti gelombang. Dan karena penemuan beliau, sebuah metoda
untuk menentukan dimana pemantulan akan terjadi di antara pengirim dan
penerima, dan diberi nama seperti namanya. Inilah yang disebut Fresnel Zone. Rumus
Fresnel Zone ini dapat menentukan posisi ketinggian antena dengan Jarak yang
dapat di tembus oleh sinyal Wireless. Dengan perhitungan yang tepat akan
didapatkan hasil yang memuaskan dan tentunya diperhitungkan. Namun penerapan di
Indoor sinyalnya terlalu pendek sehingga tidak terlalu berefek dalam jaringan
wifi indoor.
8. Received Signal Strength Indicator (RSSI)
RSSI ini menggunakan
nilai yang spesifik untuk tiap vendor. Oleh karena itu penilaian vendor A belum
tentu sama dengan vendor B. RSSI biasa diukur dalam besaran dBm. Salah satu
alat untk menentukan RSSI adalah software Network Stumbler.
9. Signal to Noise Ratio (SNR)
SNR adalah istilah
yang digunakan untuk menggambarkan seberapa kuat sinyal wifi dibandingkan
dengan gangguan di sekeliling yang menggangu sinyal. Bila Sinyal lebih kuat
daripada gangguan / Noise maka sinyal dapat di tankap oleh receiver lebih baik,
dan sebaliknya demikian. Blla Noise sekitar terlalu besar, maka yang akan di
tangkap oleh receiver adalah sinyal yang samr-samar dan transmisi data tidak
dimengerti. Bila Aplikasi yang anda gunakan dapat melaporkan pengukuran SNR,
lebih baik bila mendapatkan angka yang lebih tinggi, namun juga dibuat berdasar
nilai RSSI nya, sehingga juga ditentukan sendiri oleh vendor.
10. Link Budget
Link Budget adalah nilai yang menghitung semua
gain dan loss antara pengirim dan penerima, termasuk atenuasi, penguatan / gain
antena, dan loss lainnya yang dapat terjadi. Link Budget dapat berguna untuk
menentukan berapa banyak power yang dibutuhkan untuk mengirimkan sinyal agar
dapat di mengerti oleh penerima sinyal.
11. Oven microwave
Menggunakan oven
microwave di dekat komputer, perangkat Bluetooth, atau pemancar Wi-Fi dapat
menimbulkan gangguan.
12. Layanan Satelit Langsung (DSS)
Kabel dan konektor
coaxial yang digunakan bersama jenis piringan satelit tertentu dapat
menimbulkan gangguan. Periksa kerusakan pada kabel yang dapat menimbulkan
gangguan frekuensi radio (kebocoran RF). Coba ganti kabel jika Anda mencurigai
adanya gangguan.
13. Catu daya
Sumber listrik
eksternal tertentu seperti kabel listrik, rel kereta api listrik, dan
pembangkit tenaga listrik dapat menimbulkan gangguan. Hindari meletakkan
Pemancar AirPort, AirPort Time Capsule, atau router Wi-Fi di dekat kabel
listrik di dinding, atau di dekat kotak pemutus arus listrik.
14. Range/jarak
Range atau jarak
jangkauan sinyal pada setiap perangkat jaringan memang berbeda – beda.
Jangkauan atau range dari sinyal wifi tergantung dari harga perangkat tersebut.
Jika, Anda ingin mendapatkan sinyal wifi dengan kualitas bagus, berdirilah
dekat dengan perangkat Wifi tersebut. Semakin Anda dengan perangkat pelempar
sinyal tersebut maka sinyal yang akan Anda terima semakin bagus pula.
Sebaliknya jika Anda semakin jauh, maka sinyal yang Anda terima itu akan
berkurang dan mungkin saja terputus – putus. Untuk Wifi standar dengan satu antena
adalah maksimal 10 meter saja.
15. Wi-fi tetangga
Anda
Router
mentransmisikan wi-fi dengan bekerja pada salah satu dari beberapa saluran yang
tersedia – pada dasarnya frekuensi dimana jaringan nirkabel dapat beroperasi. Router
modern akan mencoba untuk memilih jaringan yang terbaik dan paling kuat secara
otomatis, tapi kadang-kadang, tetangga Anda juga beroperasi pada channel yang
sama.
Anda mungkin melihat
beberapa gangguan serius posisi jika router terlalu dekat. Anda dapat mengubah
saluran Anda biasanya melalui penyedia jaringan.
VIDEO PENGHALANG SIGNAL WiFi :
6. SETTING IP
ADRESS
Internet Protocol Address merupakan
singkatan dari IP address. Pengertian IP address adalah suatu
identitas numerik yang dilabelkan kepada suatu alat seperti komputer, router
atau printer yang terdapat dalam suatu jaringan komputer yang menggunakan
internet protocol sebagai sarana komunikasi.
Cara Setting IP Adress di Windows XP
Setting IP
address di windows XP sangat mudah untuk dilakukan, karena windows sudah
menyediakan fasilitas GUI (Graphical User Interface) untuk mengubah alamat IP.
Berikut ini langkah langkahnya.
1. buka control panel
2. pilih network and internet connections
3. pilih network connections
4. lalu pilih local area connection (LAN)
maka akan
muncul tampilan berikut ini
Untuk melihat alamat IP komputer klik tab
“support”
Untuk mengubah alamat IP klik tombol “properties”,
maka akan muncul tampilan seperti ini
centang bagian “show icon notification area when
connected” tujuannya supaya muncul icon di sebelah pojok kanan taskbar windows
pada waktu komputer anda terkoneksi ke jaringan. Icon ini mempermudah dalam
mengakses network properties. Seperti ini tampilan icon tersebut.
Untuk mengubah alamat IP pilih Internet Protocol (
TCP/IP ) kemudian klik tombol properties maka akan muncul tampilan berikut.
Opsi “Obtain IP address automatically” dipakai
jika dalam jaringan anda terdapat DHCP server. Apa itu DHCP server ? DHCP
adalah metode pemberian alamat IP secara otomatis. Untuk mensetting IP secara
manual pilih opsi “use the following IP address” , disini anda bisa
mengisikan IP Address, subnet mask, serta default gateway yang
ingin dipakai.
Cara Setting
IP Address di Windows 7, 8, dan 10
Berikut adalah langkah-langkah yang bisa dilakukan
untuk merubah, mengganti, ataupun memberi ip address pada sebuah komputer
dengan OS windows.
Masuk ke control panel. Lalu pada bagian Network
and Internet, pilih View network status and tasks.
Setelah itu Anda akan diarahkan ke halaman Network
and Sharing Center. Pada panel menu sebelah kiri pilih Change adapter
setting.
Pada bagian ini, pilih adapter mana yang akan kamu
setting ip address nya. Pada contoh ini saya memilih Local Area Connection.
Pada icon adapter tersebut klik kanan, lalu pilih properties.
Akan dihadapkan dengan kotak dialog properties.
Pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4), lalu klik properties.
Bagaimana IP Address diberikan ?
Sebuah
IP address sebenarnya tidak diberikan pada unit komputernya, melainkan kepada
sebuah Interface Jaringan di dalam komputer itu. Misalnya, sebuah komputer /
CPU bisa saja memiliki dua buah interface jaringan sehingga memiliki dua
buah IP Address. Pada CPU Interface jaringan tambahan yang dimaksud
biasanya berupa Lan Card.
Dalam suatu Jaringan Komputer, IP
Address harus unik alias tidak boleh sama persis dengan IP pada interface yang
lain. Hal itu dimaksudkan untuk menghindari adanya kesalahan pengiriman
data.
VIDEO SETTING IP ADRESS :
DAFTAR PUSTAKA SUB BAB I
[5] https://amandarenggi9a.wordpress.com/2016/12/03/pengertian-macam-macam-dan-fungsi-physical-layer/
DAFTAR PUSTAKA SUB BAB II
[1] Marilee
Ford, dkk. 1997. Internetworking
Techlogies Handbook.
DAFTAR PUSTAKA SUB BAB III
DAFTAR PUSTAKA SUB BAB IV
[1] Assidiq, Hikmah Fajar. Kupas Tuntas Wifi. Surya University.
DAFTAR PUSTAKA SUB BAB V :
DAFTAR PUSTAKA SUB BAB VI :
0 komentar:
Posting Komentar